BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) di bidang cagar budaya.
Bahkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng Guntur Talajan, menuturkan kurangnya SDM bidang cagar budaya juga terjadi di skala regional Kalimantan.
"Untuk itu, kita akan mengusulkan kepada pemerintah pusat agar SDM cagar budaya di Kalteng bisa ditambah," ujarnya, Minggu (10/3/2019).
Ia mencontohkan, pemandu pamong budaya di Kalteng masih belum ada yang bersertifikasi. Sehingga ada yang belum tercatat dan belum terekspose.
"Seperti ada beberapa betang, bekas rumah desa bataguh itu akhirnya terlantar. Padahal itukan sejarah, belum lagi tempat Tambun Bungai," lanjutnya.
--page
Ia mengakatakan, saat ini Pemprov Kalteng tengah menyusun peraturan daerah tentang kebudayaan dan cagar budaya.
"Dengan adanya perda itu nantinya diharapkan dapat menjadi payung hukum penyediaan SDM serta anggaran yang memadai untuk pelestarian cagar budaya Kalteng," tuturnya. (GAZALI/B-3)








