SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta putra putri pariwisata di daerah ini bisa berbahasa asing. Minimal pemenang lomba fasih berbahasa Inggris. 

"Saya minta kepada tim juri agar salah satu penilaian adalah bahasa, di mana minimal harus bisa bahasa Inggris," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Minggu (10/3/2019). 

Hal itu disampaikan Supian Hadi lantaran saat ini sedang berlangsung pemilihan putra putri pariwisata Kotim yang dirangkai dengan pelaksanaan Festival Budaya Habaring Hurung.

Permintaan tersebut bertujuan agar nantinya pemenang putra putri pariwisata benar-benar pintar dan bisa menjadi ujung tombak untuk mempromosikan wisata di Kotim.

"Kalau hanya bahasa Indonesia, cukup susah untuk berkomunikasi dengan wisatawan asing. Hal itulah kenapa saya minta agar syarat menjadi pemenang minimal bisa bahasa Inggris," ungkap Bupati.

--page

Selain hal tersebut, saat ini kunjungan wisatawan asing di Kotim meningkat tajam. Bahkan pada 2018 kemaren, ada 1.991 orang wisatawan asing datang ke daerah ini. Sehingga ini menunjukkan bahwa wisata di Kotim mulai dilirik wisatawan internasional. 

"Jadi putra putri pariwisata inilah nantinya yang menjadi pengenal atau pendamping wisatawan. Agar kita tidak lagi bingung mencari pekerja dari luar daerah," ujarnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)