PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Asisten Pemerintahan Hukum dan Politik Sekertariat Daerah (Setda) Kota Palangka Raya, Renson menilai berkembangnya era digitalisasi memicu berkurangnya peminat buku.

“Saat ini peminat buku sudah jauh berkurang karena tergantikan oleh smartphone sebagai media penyedia informasi,” kata Renson di kawasan Diponegoro, Kelurahan Pahandut Senin (11/3/2019).

Melalui berkembangnya teknologi, banyak masyarakat yang ingin semua serba instan. Terlihat dari penggunaan pencarian dengan layanan google yang terus meningkat.

Namun dia yakin, sebenarnya digitalisasi ini bukan merupakan ancaman serius bagi eksistensi buku, walaupun memang jika dilihat peminatnya terus mengalami pengurangan.

“Karena buku memiliki penggemar tersendiri serta memiliki market place tersendiri jika dilihat dari segi ekonomi,” ucap Renson.

--page

Di sana dia mengajak seluruh generasi muda untuk tidak takut mengambil dan membaca buku. Jangan sampai takut dianggap kuno dan ketinggalan zaman saat membaca buku.

"Yakinlah, informasi yang ada di dalam buku tersebut akan meningkatkan pengetahuan dan akan sangat berkontribusi positif terhadap kehidupan," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-2)