BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah menggelar Diseminasi Kebijakan Strategis OJK Tahun 2019, Selasa (12/3/2019).
Diseminasi bertajuk "Kolaborasi Membangun Optimisme dan Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan" ini dihadiri para petinggi dunia perekonomian Kalimantan Tengah.
Mulai dari Kepala OJK Kalteng Iwan Tri Handoyo sang tuan rumah, Kepala Bank Indonesia (BI) Kalteng Wuryanto, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah Stephanus Cahyanto Kristiadi, Asisten III Setda Pemprov Kalteng Kaspinoor, hingga para kepala perbankkan Palangka Raya dan Kalteng.
Acara yang diselenggarakan di Swissbell Hotel Danum ini juga menghadirkan terlampir Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Teguh Supangkat sebagai pembicara utama dalam menyampaikan kebijakan OJK Pusat.
"Di tengah meningkatnya volatilitas pasar global maupun domestik di tahun 2018 lalu, kita patut bersyukur, secara umum stabilitas makroekonomi masih terjaga. Pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 sebesar 5,17 persen, tertinggi sejak tahun 2014. Inflasi tetap terjaga rendah di level 3,13 persen," kata Teguh.
--page
Hal ini menurutnya juga sejalan dengan kinerja fundamental makroekonomi domestik, stabilitas sektor keuangan juga dapat terjaga dengan baik.
"Capaian ini merupakan modal yang penting bagi industri untuk dapat tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan katalis keberhasilan reformasi struktural," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-2)








