BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Nasional secara umum berfokus pada perluasan akses keuangan (41%) dan penguatan infrastruktur akses keuangan (37%), serta program peningkatan literasi keuangan (12%).
Hal ini disampaikan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Teguh Supangkat saat menjadi pembicara dalam kegiatan Diseminasi Kebijakan Strategis OJK 2019, Selasa (12/3/2019) di Swissbell Hotel Danum, Palangka Raya.
Kondisi serupa juga menurutnya terjadi pada TPAKD Wilayah Kerja OJK Kalimantan Tengah.
"Dari total 13 program kerja di empat TPAKD di Kalteng ini, sebesar 38 persen berfokus pada perluasan akses keuangan, 38 persen berupa penguatan infrastruktur akses keuangan dan 24 persen peningkatan literasi keuangan," kata Teguh.
Program TPAKD di tingkat nasional maupun regional menurutnya memang difokuskan untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, serta mendukung pencapaian indeks inklusi keuangan tahun 2019 sebesar 75%.
--page
"Ke depan, kami mengupayakan TPAKD dapat lebih optimal dalam menciptakan mekanisme koordinasi sinergi yang jelas dan terarah antar instansi/lembaga serta pihak-pihak terkait untuk pemberdayaan sektor ekonomi prioritas dan penyediaan akses keuangan secara memadai terutama bagi UMKM dan masyarakat pedesaan," terangnya.
Per Desember 2018, tambah Teguh, terdapat 83 TPAKD yang terdiri dari 32 TPAKD Provinsi dan 51 Kabupaten/Kota1. Wilayah Kerja Kantor Regional 9 Kalimantan memiliki 10 TPAKD, yang terdiri dari 4 TPAKD Provinsi dan 6 TPAKD Kabupaten.
Diseminasi bertajuk "Kolaborasi Membangun Optimisme dan Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan" ini dihadiri para petinggi dunia perekonomian Kalimantan Tengah.
Mulai dari Kepala OJK Kalteng Iwan Tri Handoyo sang tuan rumah, Kepala Bank Indonesia (BI) Kalteng Wuryanto, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah Stephanus Cahyanto Kristiadi, Asisten III Setda Pemprov Kalteng Kaspinoor, hingga para kepala perbankkan Palangka Raya dan Kalteng. (TESTI PRISCILLA/B-2)








