BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah, Iwan Tri Handoyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kalteng di 2018 lalu ternyata lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional.
"Yang patut kita banggakan adalah berdasarkan berita resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tumbuh 5,64 persen pada tahun 2018 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,17 persen dengan tingkat inflasi tahun ke tahun yang tetap terjaga di posisi 4,52 persen pada Desember 2018," kata Iwan, Selasa (12/3/2019).
Hal ini disampaikan Iwan saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Diseminasi Kebijakan Strategis OJK 2019 di Swissbell Hotel Danum, Palangka Raya, Selasa (12/3/2019).
"Mengutip sambutan dari Ketua Dewan Komisioner OJK, disampaikan bahwa di tengah meningkatnya volatilitas pasar global maupun domestik di tahun 2018 lalu, Indonesia patut bersyukur, secara umum stabilitas makroekonomi masih terjaga dari sisi permodalan, likuiditas dan tingkat risiko," kata Iwan lagi.
Acara yang diselenggarakan di Swissbell Hotel Danum ini juga menghadirkan terlampir Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Teguh Supangkat sebagai pembicara utama dalam menyampaikan kebijakan OJK Pusat.
--page
Diseminasi bertajuk "Kolaborasi Membangun Optimisme dan Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan" ini dihadiri para petinggi perekonomian Kalimantan Tengah.
Mulai dari Kepala Bank Indonesia (BI) Kalteng Wuryanto, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Haryanto, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah Stephanus Cahyanto Kristiadi, Asisten III Setda Pemprov Kalteng Kaspinor, hingga para kepala perbankkan Palangka Raya dan Kalteng. (TESTI PRISCILLA/B-2)








