PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Ahmad Fauliansyah menegaskan anggaran pemulangan dan pesangon pekerja seks komersial (PSK) akan ditangani oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

“Pesangon ada dan sudah dianggarkan oleh Kementerian Sosial,” ucap Fauliansyah, Selasa (12/3/2019).

Sementara itu tugas Dinas Sosial Kota Palangka Raya hanya melakukan pembimbingan dan sosialisasi terkait penutupan tersebut.

Dinas juga telah melakukan pelatihan terhadap PSK agar mereka memiliki kemampuan yang bermanfaat dan bisa menunjang pendapatan ekonomi. Sekaligus agar tidak kembali bekerja sebagai PSK.

“Pelatihan sudah mulai gencar kami lakukan sebagai upaya untuk menambah skill mereka,” ucapnya.

--page

Dia menegaskan untuk melakukan penutupan lokalisasi kedepan pemerintah daerah hanya diminta mengalokasikan dana penutupan. Kemensos tetap membantu menggelontorkan anggaran untuk tambahannya.

“Semoga bisa cepat, tapi yang pasti kami targetkan sebelum akhir tahun Kota Palangka Raya sudah bebas lokalisasi,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)