BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya diminta jangan sampai ketinggalan soal pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
"Kalau menurut saya, kita mengikuti saja perkembangan dan harus mengikuti sebenarnya, jangan sampai tertinggal," kata Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Hj Mukarramah, Rabu (13/3/2019).
Menurut Mukarramah, teknologi yang digunakan dalam pelaksanaan UNBK sebenarnya sangat mempermudah dan aman.
"Karena ini mempermudah sebenarnya. Seperti UNBK kan menghemat pembiayaan pelaksanan ujian seperti penyediaan kertas, kemudian pengawasan, belum lagi ujian itu seperti mau perang gitu ya, ada yang mengawasi keamanan soal dan lain sebagainya. Kalau berbasis komputer kan aman. Tinggal amankan servernya, jangan sampai bocor, itu sudah," jelas Politisi Nasdem ini.
Memang UNBK terutama di tingkat SMP di Palangka Raya tahun 2018 lalu memang menyisakan kekecewaan. Pasalnya hanya sekolah swasta di Kota Palangka Raya yang mampu melaksanakannya, sementara skeolah SMP/sederajat yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tidak satu pun yang dapat melaksanakannya.
--page
"Untuk UNBK ini kita sih inginnya semua sekolah bisa melaksanakan, gitu ya. Kalau tahun kemarin mungkin hanya beberapa sekolah, kita berharap tahun ini sudah lebih ya, dan kalau bisa semua sekolah sudah bisa melaksanakan," tegas Mukarramah. (TESTI PRISCILLA/B-5)








