BORNEONEWS, Palangka Raya- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Gang Majapahit, Jalan Jati, Perumahan Kali Kuning, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, sudah terencana.
Hal ini diungkapkan Kapolsek Pahandut AKP Sony Anugrah, Jumat (15/3/2019).
Berawal dari niat, keempat pelaku yakni Per, Hap, Her, dan Jok, bersama-sama berkumpul di kediaman Harman di Batulicin, Kalimantan Selatan.
Mereka lalu menyusun rencana mencuri kendaraan bermotor di Kota Palangka Raya.
Dengan menggunakan dua sepeda motor, keempatnya berangkat ke Palangka Raya pada Rabu (13/2/2019). Sesampainya di Kota Cantik, mereka lalu berkeliling mencari target.
--page
Saat melintas di Jalan Jati, mereka melihat sepeda motor korban terpakir di halaman rumah. Hap yang saat itu membonceng Per langsung turun dan mengambil kunci T yang telah disiapkan sebelumnya.
Setelah membobol pagar dan berhasil masuk, Hap lalu mengambil sepeda motor jenis Yamaha R15.
Selisih empat rumah dari korban pertama, Per dan Hap kembali melihat motor R15 juga terpakir di halaman rumah. Dengan cara yang samà, mereka mengambil sepeda motor itu lalu kabur menuju Banjarmasin.
"Jadi, yang menjadi eksekutor itu Hap, untuk tiga lainnya hanya mengawasi keadaan sekitar, termasuk Per," ujar Sony.
Saat di perjalanan komplotan pelaku terpisah. Hap dan Rus menuju ke arah Banjarmasin, sedangkan Jok dan Her berbelok ke arah yang lain.
--page
"Informasinya diteriakin warga. Jadi begitu sampai di Banjarmasin, mereka pisah, si Her sama Jok itu misah ke arah lain. Kemudian mereka berdua juga pisah. Akhirnya pas misah itu diteriakin sama warga," ujar AKP Sony.
Hap yang yang sempat dikepung wargà berhasil kabur dengan meninggalkan motor curiannya. Sedangkan Rus diamankan warga sebelum dibawa ke Polsek Banjarmasin Utara.
Rencananya, motor hasil curian para pelaku dijual seharga Rp7 juta sampai Rp8 juta per unit di Batulicin, Kalimantan Selatan. (AGUS PRIYONO/B-3)








