BORNEONEWS, Kasongan - Elpiji 3 kg di Kasongan Kabupaten Katingan sulit didapat. Meski ada warung atau kios yang menjual, namun harganya sudah mahal.
Langkanya elpiji 3 kg ini dikeluhkan warga terutama kalangan kurang mampu.
Menurut Leman, warga Kelurahan Kasongan Lama, Minggu (17/3/2019), ia mengaku setelah keliling Kota Kasongan baru mendapatkan elpiji 3 kg itu.
"Kita cari sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dan seputaran Kereng Humbang, semua kios atau warung yang sebelumnya menjual elpiji 3 kg kosong, dan baru dapat di kios depan Taman Hijau Kasongan," kata Leman.
Namun, tuturnya, harga elpiji 3 kg sudah dipatok mahal Rp43 ribu per tabung.
--page
"Terpaksa kita beli meski harganya mahal, soalnya hanya punya satu-satunya tabung gas, dan di rumah istri sedang masak kehabisan gas," imbuhnya.
Norman warga Kasongan lainnya juga mengeluhkan kelangkaan elpiji subsidi tersebut.
"Setiap kali datang ke pangkalan gas selalu tutup, dan selama ini hanya beberapa kali saja beli di pangkalan, lainnya banyak beli di eceran tapi harganya mahal Rp45 ribu per tabung," akunya.
Sedangkan jika beli di pangkalan, katanya biasanya harganya Rp35 ribu per tabung. "Tapi di pangkalan sering kosong untuk elpiji 3 kg itu, kalau yang 5 kg dan 12 kg tersedia saja, tapi harganya mahal," keluhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)








