PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Setelah diselidiki ditambah dengan keterangan saksi, penyebab terbakarnya bangunan di Panti Asuhan Ayah Bundara pada Selasa (12/3/2019) malam lalu diduga karena korsleting litrik.

“Dugaannya karena korsleting listrik,” kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Harman Subahkan, Senin (18/3/2019).

Dalam insiden tersebut, ada dua bangunan yang terbakar. Yakni gudang pembibitan jamur dengan perkiraan 90 persen terbakar dan bangunan sarang walet sekitar 20 persen. Dua bangunan itu dikelola oleh panti setempat.

Diduga, api pertama kali muncul dari bangunan gudang jamur. Kejadian tersebut sempat menghebohkan penghuni panti. Api lalu dengan cepat melalap bangunan yang berkonstruksi kayu tersebut. 

Peristiwa kebakaran di panti asuhan ini untuk yang kedua kalinya terjadi. Sebelumnya, yakni terjadi pada Selasa (21/11/2017). Api menghanguskan asrama putra dan putri panti asuhan tersebut.

--page

Para dermawan termasuk aparat TNI dan Polri bahu membahu membangunkan asrama untuk anak-anak panti. Terkait dengan penyebabnya, diduga karena lilin. (BUDI YULIANTO/B-2)