BORNEONEWS, Sampit - Penilaian buruk terkait bidang kearsipan di provinsi dan kabupaten se-Kalimantan Tengah (Kalteng) harus menjadi pembelajaran dan sebagai motivasi bagi seluruh pihak untuk memperbaiki ke depannya.
"Saya juga kaget dengan penilaian buruk tersebut. Namun ini harus menjadi motivasi bagi kita semua, terutama pihak terkait agar melakukan pembenahan ke depannya," ujar Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri saat membuka rapat koordinasi (Rakor) pengembangan kearsipan, Senin (18/3/2019).
Berdasarkan hasil rapat koordinasi nasional evaluasi hasil pengawasan kearsipan pada 2018 yang dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat diketahui provinsi dan kabupaten/kota di Kalteng mendapat predikat buruk dalam kualitas penyelenggaraan kearsipan.
Maka Pemkab Kotim juga komitmen untuk membantu bidang kearsipan dari segi anggaran maupun lainnya.
"Bahkan selama tiga tahun terakhir, sarana dan prasarana bidang kearsipan terus kami lengkapi. Bahkan termasuk anggaran untuk kepentingan mereka," terangnya.
--page
Pihaknya mendukung bidang kearsipan, terutama program yang membawa kebaikan untuk meningkatkan sumber daya manusia atau lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








