BORNEONEWS, Palangka Raya- Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palangka Raya Murni D Djinu berharap, simulasi pemungutan suara bisa dilakukan lagi.
Ia menyampaikan hal ini terkait kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah dan KPU Kota Palangka Raya, akhir pekan lalu.
"Kita berharap juga supaya proses simulasi ini kalau boleh tidak sekali saja dilaksanakan di satu tempat," kata Murni, Selasa (19/3/2019).
Menurut dia, simulasi harus sering dilakukan lantaran para pemilih tersebar di seluruh Kelurahan.
"Pertanyaan kita, apakah para petugas di TPS, kemudian masyarakat, sudah memahami perihal memilih ini? Jangan-jangan nanti tanggal 17, begitu masyaraka masuk ke bilik suara, dia bingung, mana yang saya coblos, bagaimana caranya?," ujarnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








