SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jalan penghubung di Mentaya Seberang hingga Kampung Melayu, Kabupaten Katingan, saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Dan ditargetkan selesai pada 2020 mendatang. 

"Sejak 2018, pembangunan sudah dimulai. Mudah-mudahan tidak ada halangan, sehingga bisa selesai pada 2020 mendatang," kata Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Selasa (19/3/2019). 

Jalan yang saat ini dibangun tersebut akan menghubungkan dari Desa Cempaka Mulia Barat, Dusun Teluk Tiwah, Terantang Hulu, Terantang Hilir, Batuah, Dusun Tamiangan, Seranau, hingga Kampung Melayu. 

Adapun total penanganan jalan yang dibangun yakni sepanjang 34,9 kilometer. Dengan pintu masuk yakni jembatan di Kecamatan Cempaga. 

"Pembangunan jalan ini dilakukan dengan program tahun jamak (multiyears)," kata Taufiq. 

--page

Diharapkan, pembangunan itu bisa meningkatkan pergerakan perekonomian Kotim di wilayah timur. Sehingga masyarakat di daerah itu tidak lagi merasa tertinggal. 

"Pembangunan jalan itu juga akan berdampak dengan pembangunan infrastruktur di wilayah seberang," kata Taufiq. 

Saat ini pembangunan di wilayah seberang cukup sulit dilakukan. Hal itu karena tidak tersedianya jalan darat. Dan untuk mengankut material atau keperluan lainnya, harus melalui jalur air dan membutuhkan biaya besar. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)