BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya diminta untuk laksanakan simulasi pemilihan umum, mulai dari pemungutan suara hingga proses selanjutnya, seperti penghitungan suara dan sebagainya.
"Memang sebagian besar sudah tahu kan masyarakat ini soal pemilu, tapi tidak ada salahnya kalau KPU menggelar simulasi," kata Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palangka Raya, Murni D Djinu, Selasa (19/3/2019).
Hal ini disampaikan Murni terkait simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah dan KPU Kota Palangka Raya akhir pekan lalu.
"Kita berharap KPU Kota juga menyelenggarakan sosialisasi seperti yang dilakukan kemarin itu di beberapa TPS, yang barangkali kita anggap masih perlu penyempurnaan," tambah Murni.
Sebelumnya, Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim menyampaikan sambutannya dalam pemilihan ini dilaksakanan di tempat pemungutan suara (TPS) 420 yang didirikan di spot Taman Pasuk Kameloh.
--page
"Ini riil TPS 420, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut. Dan saat hari pemilihan umum nanti benar-benar TPS ini ada dan digunakan 214 pemilih yang sudah masuk dalam DPT," terangnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)








