BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah ruas jalan di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih mengalami kerusakan. Salah satu adalah di Jalan Lingkar Selatan, yang mencapai 1.700 meter.
"Kerusakan Jalan Lingkar Selatan mencapai 1.700 meter," kata Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Selasa (19/3/2019).
Hal itu tentu menjadi perhatian pemkab. Apalagi, jalan tersebut diperuntukan bagi pelaku usaha di Kotim ini. Terutama jalur kendaraan besar seperti truk yang bermuatan di atas delapan ton.
"Jalan tersebut sangat penting, karena merupakan jalur utama bagi kendaraan bertonase besar. Jadi tidak melintas di jalan perkotaan," kata Taufiq.
Terkait itu, Pemkab Kotim bermohon kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, untuk membantu penyelesaian sisa ruas jalan yang masih rusak.
--page
Sehingga nantinya truk-truk besar tidak pagi masuk dalam kota. Karena akan mengganggu lalulintas jalan padat penduduk dan juga kendaraan kecil masyarakat.
"Jika jalan tersebut selesai, semua kendaraan besar dengan tonase di atas delapan ton akan lewat sana," kata Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








