SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Sukamara mengalami peningkatkan. Ini membuktikan pemerintah telah berupaya menempatkan manusia sebagai titik sentral pembangunan.

"Berdasarkan perhitungan secara agregasi IPM Sukamara mengalami peningkatan setiap tahun," ucap Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi, Selasa (19/3/2019).

IPM di 2015 dengan rata-rata ukur 65,80, kemudian di 2016 mengalami kenaik menjadi 66,40 dan kembali naik menjadi 66,98 di 2017.

"Adapun target tahun 208 adalah 69,00. Dari angka ini menunjukan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Sukamara telah berupaya menempatkan manusia sebagai titik sentral pembangunan," ujarnya.

Ahmadi menambahkan proses pembangunan di Sukamara terus dilakukan secara bertahap, dimana program kegiatan yang dilaksanakan dinilai berhasil dalam wujudkan kemajuan meski masih terdapat kendala yang dihadapi.

--page

"Sebagai sebuah kabupaten yang memasuki usia 16 tahun tentunya masih menghadapi beberapa kendala, walau demikian perjalanannya, kita patut bersyukur," tuturnya. (NORHASANAH/B-6)