BORNEONEWS, Muara Teweh - Di era media sosial seperti saat ini sebaran hoax (berita bohong) menjadi sesuatu yang sangat serius. Dampaknya dapat mengacaukan masyarakat, tidak hanya di jagat maya, tapi juga di kehidupan nyata.
Banyak kasus buruk yang terjadi akibat hoax, karena banyak oknum yang memang sengaja memanfaatkan hoax sebagai senjata perang mereka.
Terlebih di tahun politik seperti saat ini. Media sosial yang berkembang begitu cepat telah mendorong distribusi informasi ke seluruh masyarakat tanpa filter yang cukup, sehingga sulit sekali bagi orang awam untuk mengidentifikasi informasi yang valid (benar) atau tidak.
Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara, Saudur Manalu pada kegiatan seminar sehari bersama perangkat desa, Selasa (19/3/2019) mengatakan salah satu cara yang dilakukan PWI adalah dengan mengadakan seminar, pengenalan dan pelatihan jurnalistik bersama perangkat desa.
Kegiatan ini guna membekali aparatur pemerintah desa bagaimana cara menyaring informasi secara benar.
--page
“Sehingga bisa mendapatkan informasi secara valid dan bermanfaat, sehingga selain menjadi saluran informasi juga bisa menjadi bahan referensi kepada masyarakat di wilayahnya,” terangnya. (RAMADHANI/B-6)








