PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepolisian dari Polres Palangka Raya akan melakukan rekonstruksi ulang guna menegetahui penyebab luka misterius yang dialami oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Koperasi Kota Palangka Raya, Marsita (50).

“Kami akan melakukan rekonstruksi ulang terkait luka yang dialami ASN kemarin. Rekontruksi tidak langsung kami lakukan pada malam itu, karena mengingat kejadian itu di tempat pameran yang pastinya akan ramai. Untuk rekonstruksinya nanti akan kami komunikasikanlebih lanjut dengan pihak yang bersangkutan,” ujar Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar kepada Borneonews, Rabu (20/3/2019).

Timbul mengatakan, rekontruksi yang dilakukan oleh aparat kepolisian nantinya adalah untuk mengetahui, koronologis kejadian dan juga untuk mengecek apakah ada permainan yang bisa membahayakan yang ada dalam pameran tersebut,

“Kami akan lakukan pengecekan apakah di pameran itu ada permainan anak-anak yang membahayakan, yang cukup mampu untuk melukai orang dewasa itu nanti akan kami cek. Kemudian kronologi kejadiannya seperti apa, bagaimana posisi dari mobil saat kejadian,” kata Timbul.

Timbul menegaskan jika pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab luka berupa dua titik di bagian leher yang dialami oleh ASN tersebut, pasalnya tidak ditemukan benda yang mencurigakan yang dirasa bisa menyebabkan luka pada leher korban.

--page

“Masih belum diketahui, masih belum bisa kami ungkap apa penyebabnya, karena semalam saat melakukan pemeriksaan pada mobil korban juga tidak ditemukan apapun. Jadi kami harap dengan rekonstruksi nanti bisa ditemukan titik terang penyebab kejadiannya,” tegasnya. (AGUS/m)