BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai membangun Jembatan Runting Tada untuk membuka akses perekonomian bagi masyarakat.
"Pembangunan jembatan Runting Tada merupakan salah satu upaya kami untuk membuka akses perekonomian masyarakat," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Rabu (20/3/2019).
Jembatan Runting Tada dibangun dengan bentang baja 40 meter dan lebar 7 meter. Jembatan itu akan menghubungkan dusun Runting Tada-Dukuh Sehati. Bahkan, jembatan tersebut juga akan membuka akses ke Kuala Kuayan dengan melewati Desa Palangan Seberang, Kenyala, Tangah, Dukuh Saka Dua, Baampah, Kawan Batu, Tanjung Bantur, Penda Durian, Pahirangan, Tangka Robah, Pemantang Sapiri, dan juga Kuala Kuayan.
"Jika nantinya selesai dibangun, maka jembatan tersebut akan membuka pergerakan kegiatan ekonomi masyarakat. Sehingga lebih meningkat lagi ke depannya," kata Taufiq.
Sementara itu, pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sejak 2018 lalu secara multiyears dan ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.
--page
Dengan harapan tidak ada kendala yang berarti, sehingga dapat segera digunakan masyarakat. "Mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga pada 2020 mendatang, jembatan tersebut sudah bisa digunakan oleh masyarakat sekitar," ungkap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








