BORNEONEWS, Sukamara - Kepala SDN Pudu Rundun, Agus Tinus mengatakan upaya yang dilakukan hingga mendapat penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Tengah adalah dengan mengedukasi muridnya untuk selalu menjaga lingkungan.
"Upaya yang kami lakukan adalah mengikuti instruksi dari SD adiwiyata induk. Kami diberi mandat untuk mengikuti program ini," ujar Agus, Rabu (20/3/2019).
Untuk menerapkan program tersebut pihaknya memberikan pemahaman kepada muridnya untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
"Yang kita tanamankan ke murid adalah setiap datang ke sekolah harus memungut sampah dan membuangnya ke tempat sampah. Selain itu kita juga memberi tahu jenis sampah organik dan non organik," ujarnya.
Pihaknya juga memberikan penyuluhan mengenai manfaat sampah yang dapat didaur ulang serta sampah yang dapat digunakan sebagai kompos.
--page
"Sampah yang diolah menjadi kompos ini bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman yang ada dilingkungan sekolah," tuturnya. (NORHASANAH/B-6)








