BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini masih ada desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang belum teraliri listrik.
Kondisi ini membuat Pemkab Kotim meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Sampit mewujudkan harapan masyarakat yang belum merasakan aliran listrik tersebut.
"Kami berharap PT PLN bisa membantu agar semua desa yang belum merasakan aliran listrik," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Kamis (21/3/2019).
Saat ini, pemerintah Kotim sudah menyampaikan permohonan dan juga data desa yang belum teraliri listrik kepada PT PLN. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut terkait hal tersebut. Sehingga pihaknya berharap kepada PT PLN Ranting Sampit agar bisa membantu dan mendorong permohonan itu bisa segera ditindaklanjuti.
"Mudah-mudahan permohonan itu bisa diperjuangkan oleh PT PLN Ranting Sampit, sehingga masyarakat di desa tersebut bisa merasakan pasokan listrik," kata Taufiq.
--page
Sementara, hingga saat ini, masih ada sekitar 30% dari 168 desa di Kotim yang belum teraliri listrik. Hal itu terjadi, selain karena geografis, infrastruktur jalan, dan juga melintasi perusahaan.
"Saya minta perusahaan juga memudahkan izin pemasangan jalur listrik di jalan milik mereka. Karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak," ungkap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








