BORNEONEWS, Sampit- Hujan yang tidak turun dalam beberapa hari terakhir membuat cuaca di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi panas. Bahkan akibat cuaca terik tersebut, kebakaran lahan mulai terjadi.
Seperti pada Sabtu (23/3/2019) sore. Kebakaran lahan terjadi di Jalan Tidar Raya 4, Kecamatan Baamang.
Kebakaran lahan sangat dekat dengan permukiman warga, sehingga cukup membahayakan.
Belum diketahui berapa luas lahan yang terbakar. Namun sudah berhasil dipadamkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
"Alhamdulillah kebakaran tersebut sudah berhasil dipadamkan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kotim M Yusup.
--page
Meski sudah berhasil dipadamkan, petugas tetap memantau sejumlah kawasan yang dinilai rawan. Baik di kawasan perkotaan maupun di perdesaan.
"Kami juga terus berupaya berkoordinasi terkait ancaman kebakaran ini, guna mengantisipasi agar tidak semakin banyak titik kebakaran lahan di Kotim," ungkap Yusup.
Koordinasi juga dilakukan dengan tim masyarakat peduli api. Agar selalu waspada dengan musibah kebakaran lahan.
"Kami juga meminta kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan membacar. Karena dampaknya cukup besar bagi daerah ini," sebut Yusup. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








