MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Untuk wujudkan penghayatan dan pengamalan alquran dalam masyarakat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Barito Utara melakukan berbagai usaha.

Pertama, menyelanggarakan seleksti tilawatil quran (STQ) maupun musabaqah tilawatil quran (MTQ). Kedua, penyelanggarakan pembinaan tilawah, tahfizh, dan lainnya.

Ketua LPTQ Kabupaten Barito Utara Muhlis mengatakan, tujuan yang ingin dicapai dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan LPTQ sedemikian jelas dan gamblang. 

Masalahnya adalah bagaimana LPTQ kabupaten dan kecamatan benar-benar berfungsi sebagai organisasi yang secara khusus menangani pembinaan berbagai cabang yang dilombakan di setiap MTQ maupun STQ.

“Jawabnya tentu saja berpulang kepada para pengurus LPTQ kabupaten dan kecamatan,” katanya, Sabtu (23/3/2019).

--page

"Kami katakan demikian karena LPTQ di daerah masing-masinglah yang berhadapan langsung dengan masyarakat yang dibinanya. Prestasi yang dicapai para peserta STQ maupun MTQ dalam berbagai jenjang tergantung kepada pembinaan di daerah masing- masing."

“Kita menyadari bahwa setiap usaha dalam menggapai cita-cita yang luhur dan mulia, sudah tentu akan menghadapi berbaga tantangan yang cukup berat. Namun disitulah tekad, semangat, dan keikhlasan kita diuji dan mendapat penilaian. Suatu hal yang perlu ditekankan sekali lagi adalah hendaknya selalu membina kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, terutama yang sangat terkait,” tuturnya. (RAMADANI/B-3)