BORNEONEWS, Sampit - Sampit Expo 2019 sudah ditutup pada Sabtu (23/3/2019) kemaren. Terkait itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menilai,kegiatan tersebut masih butuh banyak evaluasi.
"Kegiatan ini harus ada evaluasi lagi, karena saya lihat masih banyak kekurangan," ujar Halikinnor, Senin (25/3/2019).
Hal itu harus menjadi perhatian. Apalagi, Sampit Expo diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mempromosikan hasil produksinya.
Sehingga kegiatan ini harus bisa menghadirkan banyak pengunjung. Baik itu dari Kotim sendiri, maupun dari luar daerah, bahkan mancanegara.
"Untuk menarik pengunjung tentu harus ada hal yang unik dan menarik yang ditampilkan. Baik dari segi kegiatan maupun pesertanya," kata Halikinnor.
--page
Sekda Kotim berharap, nantinya ada perubahan, baik dari segi dekorasi stan maupun pasar rakyat. Agar menjadi lebih menarik untuk dikunjungi.
"Dan seharusnya parkir digratiskan. Panitia yang menggaji juru parkir untuk menyusun dan mengamankan kendaraan pengunjung. Sehingga masyarakat merasa tidak terbebani," pungkasnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








