BORNEONEWS, Palangka Raya - Setiap ruangan laboratorium Ujian Nasionan Berbasis Komputer di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Palangka Raya diawasi oleh tiga orang.
Penjaga ruangan ini terdiri dari satu orang pengawas dari sekolah lain, yang didampingi satu orang proktor dan satu teknisi.
“Di ruangan lengkap ada pengawas, proktor dan teknisi. Teknisi memang selalu stand by untuk mengantisipasi jika terjadi error,” tutur Kepala SMKN 3 Palangka Raya, Sri Sundhari, Senin (25/3/2019).
Untuk memastikan semua ujian berjalan lacar, Sri Sundhari mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, terutama PLN sebagai penyedia listrik.
Apalagi dengan jumlah komputer yang mencapai 90 unit dan hidup bersamaan dari total tiga ruang lab yang ada.
--page
“Kami sudah koordinasi dengan pihak PLN jauh-jauh hari, sampai saat ini pelaksanan ujian masih berjalan lancar,” pungkasnya. (HERMAWAN)








