SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Pemerintahan kelurahan dan desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) harus memiliki inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Inovasi diperlukan supaya penyelenggaraan pemerintahan kelurahan dan desa berjalan dengan baik serta berdampak positif bagi masyarakat.

"Inovasi adalah hal yang paling utama untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa. Jika itu berjalan, maka pemberdayaan masyarakat akan terwujud," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kotim Hawianan, Selasa (26/3/2019).

Untuk memberdayakan dan membiasakan kelurahan dan desa menjalankan penyelenggarakan pemerintahan yang baik, DPMDes menggelar lomba desa/kelurahan.

Dengan kategori penilaian penyelenggaraan pemerintahan yang baik, penyelenggaraan kewilayahan baik, dan pemberdayaan masyarakat yang harus baik pula.

--page

Adanya lomba itu secara otomatis akan memunculkan tindakan yang ada dalam kategori penilaian tersebut. Sehingga dampaknya sangat baik bagi masyarakat.

"Kami ingin penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan baik. Sehingga berimplementasi baik terhadap masyarakat," ungkap Hawianan.

Lomba kelurahan dan desa diikuti perwakilan dari empat kecamatan, yakni Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Parenggean, dan Kota Besi.

Penilaian akan dilaksanakan selama empat hari. Bagi penenang nantinya akan mewakili Kotim ke tingkat provinsi. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)