PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia, Setian menyebut, laju inflasi di Kalimantan Tengah pada 2018 meningkat.

"Laju inflasi Kalimantan Tengah pada 2018 meningkat dibandingkan dengan capaian 2017," kata Setian mewakili Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Wuryanto dalam kegiatan Diseminasi Kajian Ekonomi Keuangan Regional Kalteng, Rabu (27/3/2019).

Inflasi Kalteng secara keseluruhan pada 2018, lanjut Setian, tercatat sebesar 4,52% (yoy). "Lebih tinggi dibandingkan dengan capaian inflasi tahun 2017 sebesar 3,18% (yoy)," tambah Setian dalam kegiatan di Swissbell Hotel Danum itu.

Capaian inflasi Kalteng pada 2018 juga tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan capaian rata-rata 2015-2017, yaitu sebesar 3,34% (yoy).

"Inflasi Kalteng pada tahun 2018 juga tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan capaian inflasi Nasional sebesar 3,13%. Peningkatan laju inflasi Kalimantan Tengah pada 2018 dipengaruhi oleh meningkatnya tekanan harga pada kelompok komoditas administered prices (harga yang diatur oleh Pemerintah), dan kelompok komoditas volatile foods (harga pangan bergejolak).

--page

Sementara kelompok komoditas core (inti), tercatat juga mengalami inflasi, namun tekanannya tidak setinggi dua kelompok lainnya," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)