BORNEONEWS, Sukamara - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sukamara mengkritik program pendidikan, yang dinilai lebih banyak mengarah pada pengerjaan fisik ketimbang peningkatan kualitas.
"Pendidikan belum adanya data base sekolah, serta sedikitnya program-program yang mengarah pada peningkatkan kualitas pendidikan, justru banyak mengarah ke proyek atau fisik," kata Anggota DPRD Sukamara, Hadi Rahman, Rabu (27/3/2019)
Sebelumnya, legislatif juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara bisa memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada guru.
Melalui itu, maka kedepannya akan lahirnya pemahaman tentang nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Harus memberikan peningkatan dalam hal wawasan kebangsaan bagi tenaga pendidik, sehingga dalam melaksanakan kewajiban sebagai tenaga pendidik dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab," ujarnya.
--page
Selain itu, DPRD Sukamara juga memberikan apresiasi pemerintah kabupaten (pemkab) yang telah berupaya meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan sarana prasarana sekolah.
"Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pemkab melalui peningkatan kualitas tenaga pengajar, penambahan sarana prasarana pendidikan, dan program lainnya," ucap Hadi Rahman. (NORHASANAH/B-11)








