SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Meski sudah menurunkan dua unit armada dan belasan personil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pemadaman api yang membakar rumah Iswanti, Wakil Buapati Seruyan memakan waktu hampir tiga jam.

"Dua unit armada dan 16 personel yang diturunkan. Kami sempat kesulitan melakukan pemadaman. Api ada hingga lantai dua. Untuk masuk kedalam banguan itu yang agak susah. Apinya baru bisa dipadamkan setelah dua jam setengah," ucap Rihel, Kepala Disdamkar dan Penyelamatan Kotim, Kamis (28/3/2019).

Pemadamanan dilakukan didua bagian. Dari bagian depan bangunan dan dalam bangunan. Api membakar rumah berkonstruksi beton yang bentuknya menyerupai bangunan modern khas eropa tersebut.

Petugas berhasil masuk ke dalam bangunan dengan cara membobol pintu rumah yang berada dilantai dua. Penyelidikan masih dilakukan guna mengetahui munculnya api penyebab kebakaran tersebut.

"Sementara ini penyebab kebakaran masih belum ditemukan. Masih kami selidiki. Nanti saya kabarkan jika hasilnya sudah diketahui," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)