BORNEONEWS, Palangka Raya - Permasalahan kesehatan, termasuk di Bumi Tambun Bungai sangat kompleks sehingga seluruh pemangku kepentingan harus bersatu menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Contoh, dalam kasus pembiayaan kita berkolaborasi dengan kabupaten/kota, untuk kabupaten/kota yang masih bermasalah, kita rangkul dengan meminta bantuan pemangku lainnya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul, Kamis (28/3/2019).
Dia menyebut, saat ini masih banyak indikator dalam kesehatan yang kurang, khususnya untuk daerah kabupaten.
"Kalau indikator kesehatan di kabupaten lemah, maka indikator kesehatan secara skala provinsi dan nasional juga akan lemah sehingga harus diselesaikan secara serius," lanjutnya.
Dia menyebut, salah satu permasalahan yang saat ini harus diselesaikan adalah penyakit Stunting (bertubuh pendek). Suyuti Syamsul menerangkan, provinsi Kalteng masuk dalam daftar penyakit Stunting nomor 4 se-Indonesia. (GAZALI/B-2)








