PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Era digital telah mengubah tatanan proses bisnis industri menjadi lebih efisien, tidak hanya di dunia termasuk juga di Indonesia.

Demikian disampaikan Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute dan Keuangan Digital, Sukrela Batunanggar, pada kegiatna OJK Mengajar di kampus IAIN Palangka Raya, Kamis (28/3/2019).

"Saat ini telah muncul pesaing-pesaing baru dengan model bisnis inovatif yang menggunakan platform digital di pasar," kata Sukrela.

Dia mengatakan, dengan inovasi keuangan digital ini, Indonesia berpotensi besar untuk menjadi "the Seventh World Biggest Economy in 2030" dan menjadi Tiga Raksasa Digital setelah Cina dan India.

"Indonesia akan memperoleh puncak pertambahan demografis di tahun 2030 dengan 113 juta pekerja professional. Saat ini, 75 juta penduduk Indonesia yang masuk kategori middle class, namun pada sisi lain lebih dari 50 juta atau sekitar 70% dari pengusaha mikro, kecil dan menengah tidak memiliki akses pendanaan melalui bank," jelasnya.

--page

Sebelumnya, Kepala OJK Kalimantan Tengah, Iwan Tri Handoyo mengatakan bahwa beberapa kampus memang diundang untuk mengirimkan mahasiswanya mengikuti acara tersebut. (TESTI PRISCILLA/B-11)