BORNEONEWS, Palangka Raya - Ibu hamil dan anak-anak yang berusia di bawah umur 2 tahun bakal mendapat Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Pemberian Makanan Tambahan tersebut adalah salah satu program Dinas Kesehatan untuk mengurangi penyakit Stunting (bertubuh pendek) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Program ini kita tujukan agar penyakit Stunting yang angkanya di Kalteng lumayan tinggi, bisa turun," ujarnya, Jumat (29/3/2019).
Untuk mengurangi angka Stunting ini, Suyuti Syamsul menyebut, pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan menganggarkan dana sebanyak Rp2 miliar.
Dia menerangkan, untuk permasalahan Stunting tersebut, pihaknya akan lebih fokus pada Barito Timur karena daerah tersebut paling banyak anak-anak bertubuh pendek.
--page
Namun, Suyuti mengaku belum mengetahui secara pasti kenapa angka Stunting di Barito Timur lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya.
"Kami belum mengetahui secara pasti penyebabnnya, kalau permasalahan gizi, sepertinya banyak sumber protein yang bisa di dapat melalui ikan yang ada di sungai," lanjutnya.
Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi nantinya akan meneliti penyeban tingginya Stunting di kawasan Barito Timur. (GAZALI/B-2)








