PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Barat (P3A-P2KB) membentuk Forum Puspa (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) kabupaten.

Pembentukan Forum Puspa Kobar ini diawali dengan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Kabid Data dan Informasi Dinas P3A-P2KB Kalteng Willy S Djala di Aula Dinas P3A-P2KB, Jumat (29/3/2019).

Kepala Dinas P3A-P2KB Kobar Abdul Wahab saat membuka rapat koordinasi tersebut menjelaskan pentingnya meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak. Karena perempuan memiliki peran yang sangat penting.

"Bayangkan akan jadi apa negara ini kalau tanpa perempuan? Bahkan, saking pentingnya perempuan sampai ada istilah ibu kota, ibu negara, bukan bapak kota atau bapak negara," kata Abdul Wahab. 

Menurutnya, untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan perlu sinergitas, bukan hanya tugas pemerintah. Apalagi, pemerintah dalam hal ini memiliki keterbatasan baik dari sisi sumber daya manusia, anggaran, dan sebagainya.

--page

Harapannya, dengan terbentuknya Forum Puspa ini bisa bersama-sama bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan, penyetaraan gender dan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Rapat Koordinasi pembentukan Forum Puspa tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi perempuan, perwakilan PKK, akademisi, tokoh agama, perwakilan media massa dan tokoh masyarakat dengan jumlah peserta sekitar 30 orang. (B-2)