BORNEONEWS, Kuala Kurun - Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tewah, Kecamatan Tewah berhasil lulus akreditasi dengan status madya.
“Hasil tersebut patut kita syukuri, karena sebelumnya hanya Puskesmas Kuala Kurun yang telah lulus akreditasi dan mendapat status madya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunung Mas, Barkiah, Jumat (29/3/2019).
Dia mengatakan, dari 17 puskesmas di Gunung Mas, baru 14 puskesmas yang lulus akreditasi. Dan dari 14 puskesmas tersebut, hanya Kuala Kurun dan Tewah yang mendapat status madya, dan 12 lainnya mendapat status dasar.
Sedangkan tiga puskesmas yang belum terakreditasi itu yakni Tumbang Lapan, Tumbang Mahuroi, dan Tewang Pajangan. Ketiga puskesmas tersebut rencananya akan mengikuti penilaian akreditasi di tahun 2019 ini.
Dia menambahkan, akreditasi puskesmas sangat penting karena menjadi patokan untuk mengukur sejauh mana fasilitas, mutu pelayanan dan kesehatan, serta perlindungan bagi pelaku kesehatan, masyarakat dan juga lingkungan.
--page
“Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan memberi perhatian khusus terhadap akreditasi puskesmas, karena keberadaan puskesmas merupakan ujung tombak dan tolak ukur pelayanan bagi masyarakat,” pungkas Barkiah. (MAGANG 1/B-11)








