BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pihak Puskesmas Tewah mengingatkan para tukang kayu untuk menggunakan alat perlindungan diri (APD) saat bekerja.
“APD ini contohnya masker, sarung tangan, dan sepatu kerja. Itu penting untuk mencegah berbagai resiko saat bekerja,” kata Penanggungjawab Program Upaya Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Puskesmas Tewah, Andi, Sabtu (30/3/2019).
Dia mengatakan tukang kayu berisiko terkena berbagai penyakit yang disebabkan serbuk kayu dan bahan lain.
Di antaranya iritasi dan allergi terhadap saluran pernafasan, alergi terhadap kulit, sakit telinga akibat bunyi dan getaran dari mesin pemotong kayu.
Tukang kayu juga beresiko kena penyakit hidung dan tenggorokan yang diitimbulkan akibat amonia, soda api, serbuk kayu, damar, emisis, debu.
--page
Mereka bisa merasakan bersin, batuk, radang kerongkongan, dan yang berbahaya hingga kanker hidung. Di samping itu tukang kayu juga beresiko terkena sakit otot dan punggung, dengan gejala perih dan kaku.
Penyakit ini ditimbulkan akibat terlalu banyak mengangkat benda berat dengan cara yang salah, membungkuk dan posisi tubuh yang kurang benar.
“Kami terus melakukan edukasi tentang pentingnya penggunaan APD kepada tukang kayu. Untuk saat ini sasaran kami adalah tukang kayu yang ada di kelurahan dan nanti menyusul ke desa,” tukasnya. (MAGANG 1/B-6)








