BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada yang berbeda dari pelaksanaan Diseminasi Kajian Ekonomi Keuangan Regional Kalimantan Tengah yang dilaksanakan Bank Indonesia Provinsi Kalteng kali ini.
Pasalnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (27/3/2019) itu.
"Di tingkat pusat, Gubernur Bank Indonesia telah bekerjasama, bergandengan tangan dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, maka di tingkat daerah, Disbudpar juga berkerjasama dengan BI dalam mempromosikan pariwisata Kalteng," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-6)
1. Sektor Andalan Kalteng Bisa Dipadukan dalam Sapta Pesona
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Guntur Talajan mengatakan hingga saat ini sektor penyumbang pemasukan daerah terbesar adalah sektor pertambangan.
"Sektor andalan Kalteng saat ini memanglah berada dalam sektor tambang. Tapi sektor pariwisata ternyata adalah penyumbang produk domestik bruto, devisa dan lapangan kerja yang paling mudah dan murah," katanya.
--page

Hal ini dikatakan Guntur saat memberi paparan dalam kegiatan Diseminasi Kajian Ekonomi Keuangan Regional Kalimantan Tengah yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia di Palangka Raya.
Memang kali ini ada yang berbeda dari kegiatan diseminasi yang dilakukan Bank Indonesia. Jika biasanya pembicaranya lebih menekankan pada sektor ekonomi, kali ini dikaitkan secara langsung dengan sektor pariwisata.
"Kita padukan kekayaan alam kita, tambang dan sebagainya, dengan Sapta Pesona. Kalau kita bersaing di bidang pantai atau danau mungkin kita harus bekerja keras, tapi kalau kita bersaing di agrowisata, kita punya Taman Nasional Sabangau dan TN Tanjung Puting yang telah dikenal dunia," tuturnya.
2. FBIM Masuk Dalam 100 CoE WI Karena Unsur 3A
Salah satau even kebanggan Kalimantan Tengah yaitu penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2019 masuk dalam jajaran 100 Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI).
"Atraksi masuk dalam unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilias) menjadi unsur penting dalam mengembangkan pariwisata. Inilah yang membuat FBIM bisa masuk dalam 100 CoE WI," kata Guntur Talajan. FBIM yang menjadi salah satu even ungulan ini menurut Guntur akan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kalimantan Tengah.
--page

"Selain itu komitmen para pimpinan daerah (CEO Commitment) dalam memajukan pariwisata juga menjadi kunci berhasilan," bebernya.
Penyelenggaraan FBIM 2019 dimeriahkan dengan 18 lomba kesenian yakni karnaval budaya, pemilihan putra-putri pariwisata, tari daerah, lagu daerah, dan karungut.
Kemudian mangenta, malamang, mangaruhi, balogo, habayang, maneweng-manetek-manyila kayu, jukung tradisional dan besei kambe, jukung hias, manyipet, lagu daerah, lawang sakepeng, sepak sawut, serta masakan tradisional.
3. Karnaval Budaya FBIM 2019 akan Dihadiri Menteri Pariwisata
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah ini mengatakan Festival Budaya Isen Mulang 2019 yang diawali dengan kegiatan Karnaval Budaya akan dihadiri Menteri Pariwisata.
"Kami mengharapkan Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya bisa hadir membuka FBIM 2019 yang akan berlangsung pada Sabtu sore 18 Mei 2019 di Palangka Raya nanti," katanya.
--page

Karnaval budaya ini akan diikuti peserta utusan dari kabupaten dan kota se-Kalteng. "Selain itu, SOPD provinsi, SOPD Kabupaten Kapuas, sanggar/panguyuban, ormas, swasta, perguruan tinggi, pemuda, dan para pelajar akan ikut dalam Karnaval Budaya," terangnya.
4. Kalteng Targetkan 553.000 Wisatawan di 2019
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menargetkan 553.000 wisatawan datang di 2019 ini. "Penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang tahun 2019 kita targetkan dapat mengejar jumlah wisatawan yang 553.000 tahun ini," kata Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng ini.
Dari penyelenggaraan FBIM 2019 ini pihaknya mentargetkan kunjungan 25.000 wisatawan nusantara.
"Selain itu kita juga menargetkan 500 wisaawan mancanegara," tambahnya. FBIM akan digelar tahun ini. Seperti biasa, FBIM dilaksanakan untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) Provinsi Kalimantan pada Mei 2019.
"Penyelenggaraan FBIM tahun ini mengambil tema Eksistensi Kearifan Lokal Menuju Kalteng Berkah karena kita memang ingin meningkatkan eksistensi kearifan lokal Dayak," tuturnya.
--page
5. Festival Budaya Isen Mulang untuk Eksistensi Kearifan Lokal

Festival Budaya Isen Mulang dilaksanakan untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) Provinsi Kalimantan pada Mei 2019.
"Penyelenggaraan FBIM tahun ini mengambil tema Eksistensi Kearifan Lokal Menuju Kalteng Berkah karena kita memang ingin meningkatkan eksistensi kearifan lokal Dayak," katanya.
FBIM 2019 menurut Guntur Talajan akan menampilkan beragam budaya dari berbagai etnis yang ada di Kalteng ini. "FBIM akan berlangsung di Kota Palangka Raya pada 18-24 Mei 2019," terangnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








