BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam beberapa hari terakhir harga sawit di Provinsi Kalteng mengalami kenaikkan.
Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang menuturkan, kenaikkan sawit di Kalteng cukup siginfikan sehingga membuat petani bergairah.
"Cukup tinggi angka kenaikkannya. Awal harganya hanya berkisar Rp600, sekarang berkisar Rp1.400 hingga Rp1.500 per kilogram," ucapnya, Minggu (31/3/2019).
Dengan meningkatnya harga sawit, Rawing menyebut saat ini petani sudah tidak kebingungan untuk menjual hasil panen.
"Selama ini petani sawit kita kebingunan menjual sawit karena harganya anjlok, namun karena harganya meningkat mereka sangat bergairah," lanjutnya.
--page
Sebelumnya, harga sawit di Indonesia, termasuk Provinsi Kalteng, mengalami penurunan signifikan akibat kampanye hitam anti sawit. Kampanye tersebut akhirnya mendorong pasar Eropa menghentikan impor minyak kelapa sawit. (GAZALI/B-3)








