PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Kalteng, I Wayan Tama mengatakan, pihaknya memiliki program Satu Guru Satu Buku (Sagusabu) dengan tujuan menggairahkan tenaga pendidik dalam hal berliterasi.

"Upaya menggairahkan agar para pendidik berliterasi kita juga sudah memfasilitasi program Satu Guru Satu Buku (Sagusabu)," kata Wayan, Minggu (31/3/2019).

Hal ini menurut Wayan dilakukan bekerjasama bersama organisasi pendidikan, seperti PGRI dan IGI.

"Ini sudah kita jalankan, kerjasama dengan PGRI dan IGI. Kita berikan kesempatan para guru untuk menjadi teladan dalam berliterasi melalui berbagai kegiatan menulis buku dan juga menulis artikel dalam kegiatan bimtek, lomba, dan kompetisi guru," tutur Wayan.

Sekolah-sekolah menurutnya sudah diberikan kesempatan untuk melakukan pembiasaan berliterasi sesuai kondisi yang dimiliki.

--page

"Salah satunya melalui kegiatan membaca lima belas menit sebelum kegiatan PBM. Akan kita pertimbangkan untuk menambah kewajiban siswa menambah waktu membaca agar lebih lama, misalnya dua jam sehari," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-2)