BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah, I Wayan Tama mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai hal untuk menyukseskan Gerakan Literasi Nasional.
"Untuk mendukung gerakan literasi nasional, Balai Bahasa telah berkiprah dengan melakukan berbagai hal," kata Wayan, Minggu (31/3/2019).
Mulai dari pemetaan bahasa dan sastra, identifikasi dan inventarisasi serta kodifikasi bahasa daerah. "Itu semua merupakan rentetan kegiatan yang telah dilakukan dan terus disempurnakan," jelasnya.
Dari penelitian yang dilakukan Balai Balai Bahasa Kalteng hingga ke pelosok, kata Wayan, tercatat bahwa di Kalteng ini ada 30 bahasa daerah dengan 40 dialek.
"Tentu ini merupakan kekayaan bahasa daerah yang harus kita lestarikan bersama," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)








