BORNEONEWS, Tamiang Layang - Lima siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tamiang Layang tidak mengikuti ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Siswa tersebut tidak ikut ujian lantaran adanya yang menikah dan ada pula yang kabur dari rumah.
Kepala SMAN 1 Tamiang Layang, Istiqomah mengatakan siswa yang tidak ikut UNBK tersebut empat di antaranya karena menikah dan 1 siswa kabur dari rumah.
"Total siswa kelas XII yang tidak ikut UNBK ada 5 orang. Dari total 189 orang yang sudah terdaftar sebagai peserta ujian," ucap Istiqomah, Senin (1/4/2019).
Pihaknya sudah melakukan mediasi dengan memanggil orang tua siswa dan membujuk untuk tetap ikut ujian, namun dari pihak keluarga tidak dapat meksa anak untuk tetap mengikuti ujian.
--page
"Serta siswa yang nikah muda maupun kabur dari rumah juga tetap masih bersikukuh untuk tidak ingin mengikuti ujian," ujarnya.
Sementara Itu Ketua Musyawaraj Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Barito Timur, Khoirul Anam mengaku tidak mengetahui adanya siswa yang mengundurkan diri dan pihak sekolah yang bersangkutan tidak melaporkan.
"Saya tidak tahu, baru tahu sekarang, dan akan meminta keterangan dari pihak sekolah, jumlah siswa yang ikut ujian itu berdasarkan laporan dari setiap sekolah," akunya yang juga Kepsek SMAN 1 Benua Lima.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bartim, Dewi Murnie Ibie melalui Kasubag Umum Kepegawaian Pujiono mengatakan siswa SMAN yang mengikuti UNBK berjumlah 399 siswa dan 409 siswi.
"Hanya 1 siswa dari SMANLB Tamiang Layang yang melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil," tuturnya. (PRASOJO/B-6)








