PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Total  1.674 siswa dari 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 258 siswa Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 yang digelar serentak di Indonesia, Senin (1/4/2019).

Selama 120 menit siswa diberikan waktu untuk mengerjakan 50 soal bahasa Indonesia yang diujikan pada hari pertama pelaksanaan UNBK tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar, Rosihan Pribadi saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Pangkalan Bun menjelaskan terkait hasil peninjauannya dibeberapa sekolah hari itu.

"Dalam hari pertama ini kami meninjau SMAN 1 Kumai dan SMAN 1 Pangkalan Bun. Sementara ini masih belum ditemui kendala apapun dalam hal teknis pelaksanaan UNBK. Baik dalam hal jaringan komputer, juga masalah listrik. Semoga hari kedua hingga keempat pelaksanaan ujian juga tetap seperti ini," jelasnyan.

Dalam tinjauannya di SMAN 1 Pangkalan Bun, dia menjelaskan pelaksanaan ujianya diikuti 223 siswa yang dibagi 3 sesi.

--page

"Dalam satu sesi diikuti oleh 74 siswa. Kemudian pelaksanan Computer Based Test (CBT) UNBK tersebut setiap ruangan diikuti oleh 26 hingga 28 siswa," jelasnya lagi.

Menurut Rosihan dalam hal pelaksanaan UNBK seluruh soal memang diatur oleh panitia pusat.

"Dalam UNBK ini kita hanya membantu dalam hal pengaturan guru yang menjadi pengawas secara silang yang tidak di sekolahnya sendiri. Namun untuk teknis soal yang diujikan sudah diatur secara khusus. Jadi setiap komputer mendapatkan soal acak untuk mencegah peserta UNBK saling mencontek," imbuhnya.

Diketahui, untuk hari kedua pelaksanaan UNBK mata pelajaran yang diujikan adalah matematika. Mata pelajaran bahasa Inggris diujikan pada hari ketiga dan terakhir adalah mata pelajaran pilihan sesuai jurusan yang diambil siswa. (YUDA/B-6)