KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota Komisi V DPR RI, Agati Sulie Mahyudin, mengatakan, sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) akan menjadi sasaran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian PUPR RI. 

Jumlah ini tersebar di beberapa kabupaten Kalteng, dan rata-rata per desa mendapatkan alokasi 20 rumah untuk dibedah.

Program bedah rumah tersebut merupakan serapan aspirasinya sebagai wakil rakyat Kalimantan Tengah.

"Kami akan terus menyerap aspirasi masyarakat dan akan terus diupayakan kabar gembira saya sampaikan. Untuk di tahun 2019 ini, ada 1.500 rumah yang dibedah Kementerian PUPR hasil usulan kami," kata Agati di Kuala Kapuas, Selasa (2/4/2019).

Dia mengatakan, program bedah rumah ini ditujukan untuk masyarakat yang tidak mampu (berpenghasilan rendah), yang dibantu untuk rehab rumah dengan total bantuan Rp 17,5 juta. 

--page

"Rp 15 juta nanti diberikan dalam bentuk bahan bangunan, kemudian Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Nah jika masyarakat mau mengerjakan sendiri silahkan. Upah tukang bisa dibelikan untuk tambahan bahan bangunan. Begitu kiranya," katanya.

Dia juga berpesan, nanti saat tim verifikasi datang, masyarakat diharapkan benar-benar menghitung secara teliti kebutuhan rebah. 

"Agar dengan dana Rp 15 juta bisa mencukupi semua kebutuhan," ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)