BORNEONEWS, Buntok – Jajaran Kepolisian Polres Barito Selatan siap mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Demikian disampaikan Kapolres Barsel, AKBP Wahid Kurniawan kepada Borneonews, Selasa (2/4/2019).
Ia mengatakan, pemolisian di era demokrasi bertumpu pada upaya untuk meraih kepercayaan rakyat selaku pemegang kekuasaan tertinggi negara.
Hal tersebut, lanjut dia, diwujudkan antara lain dengan penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap nilai-nilai HAM, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia juga menambahkan, pemolisian di era demokrasi juga diwujudkan dengan adanya jaminan keamanan dalam penyelenggaraan berbagai agenda demokrasi, seperti penyampaian pendapat di muka umum, kemerdekaan berserikat dan berkumpul.
Serta, lanjut dia, jaminan keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik guna memilih kepala daerah, anggota legislatif, serta pemilihan presiden dan wakil presiden.
--page
“Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena untuk pertama kalinya pileg dan pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen/parliamentary threshold sebesar 4 persen,” beber dia.
Kondisi ini, lanjut dia, akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.
Tidak hanya untuk memenangkan pileg dan pilpres, namun juga agar bisa tetap bertahan. “Untuk itu kami sebagai personel Polri dituntut untuk selalu siap siaga dalam situasi dan kondisi apapun guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkas dia. (URIUTU DJAPER/B-2)








