SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Meski sempat grimis melanda kota Sampit, namun jemaah Tablig Akbar Kebangsaan Polres Kotim untuk memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam 1440 Hijriyah tetap setia mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan.

Jemaah yang hadir diperkirakan lebih dari 1.000 orang. Apalagi areal Ikon Jelawat juga tidak cukup menampung para jemaah.

Hingga membuat mereka yang datang harus duduk di jalan dan emperan toko yang berada di areal objek wisata tersebut.

Ribuan jemaah yang hadir tersebut bermaksud datang untuk mendengarkan ceramah yang disampaikan Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan.

Sementara itu Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengungkapkan dalam sambutannya kegiatan ini digelar semata-mata untuk memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW agar nantinya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari masyarakat bisa menerapkan ajaran Nabi Muhammad SAW.

--page

"Mudah-mudahan tablig akbar dan memperingati Isra Mi'raj ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk terus menjalankan ajaran Nabi Muhammad," ujar Rommel, Rabu (3/4/2019) malam.

Tablig akbar ini juga dilakukan dengan menggelar ikrar kebangsaan bersama para jemaah yang hadir. Dengan dipimpin langsung oleh Pimpinan Majlis Tsanaul Khair Darul Amin Sampit Ustadz Ahmad Rayan Zuhdi Abrar. D

engan harapan masayarakat Kotim tetap bersatu dan bersama untuk menjaga NKRI dan perdamaian, sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)