BORNEONEWS, Sampit - Salah satu pesan Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan dalam tausiyahnya pada Tabligh Akbar Kebangsaan Polres Kotim dan peringatan Isra Mi'raj, yakni jangan sekali-kali mengejar jabatan dengan cara memfitnah dan mengadu domba.
Jika dilakukan, itu hanya akan merugikan dan mencelakakan diri. Sebab, Allah SWT murka terhadap orang-orang yang melakukan hal seperti itu.
"Mengejar tahta dan jabatan dengan cara memfitnah adalah perbuatan yang keji dan sangat dilarang Allah SWT. Hindari perbuatan seperti itu," kata Habib Jindan, Rabu (3/4/2019) malam.
Seperti halnya pemilihan umum (Pemilu) 2019 ini. Jangan sampai para calon pemimpin melakukan perbuatan memfitnah dan menjelekan calon lain, agar mendapat pilihan masyarakat.
Bahkan jika nantinya memang terpilih menjadi seorang pejabat dengan cara itu, Allah SWT bisa murka hingga membuat celaka bagi diri sendiri.
--page
"Kamu akan rugi, akan celaka, akan sial jika melakukan cara tersebut untuk meraih sebuah kekuasaan," tegas Habib Jindan.
Dia pun berpesan agar seluruh para calon pemimpin di daerah ini agar menjaga perbuatan dari yang dilarang Allah SWT. Jangan sampai membuat Allah SWT murka, hingga berujung pada turunnya bala bencana. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








