BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah masyarakat di Desa Kapitan Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meminta kepada pemerintah untuk membatasi pasokan ayam dari luar daerah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Permintaan ini, mereka sampaikan kepada anggota Komisi A DPRD Kalteng Zubair Arifin saat melakukan reses perseorangan pada dapil II (meliputi Kobar, Lamandau dan Sukamara) beberapa waktu lalu.
"Masyarakat menyampaikan aspirasi agar ke depan, Dinas Perindustrian dan Perdangan bisa membatasi stok ayam dari luar daerah," ujarnya, Kamis (4/4/2019).
Zubair menerangkan, permintaan masyarakat ini bukan tanpa alasan, mengingat banyaknya stok ayam yang didatangkan dari luar dapat mempengaruhi anjloknya penjualan ayam lokal.
Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng tidak menampik bahwa provinsi Kalteng selalu mengandalkan pemesanan stok ayam dari Kalimantan Selatan.
--page
"Itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalteng yang tergolong tinggi untuk daging ayam," sebut Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng, Jenta. (GAZALI/B-2)








