BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi meminta agar dinas terkait melakukan pengawasan di pasaran terkait beredarnya beras oplosan. Apabila masih ditemukan maka harus ditarik di pasaran.
"Terus terang saya terkejut mendengar kejadian ini, saya minta dinas teknis segera lakukan pemeriksaan beras di pasaran kita khawatir beras oplosan itu masih beredar," kata Supriadi, Kamis (4/4/2019)
Menurut Supriadi, beredarnya beras oplosan di pasaran ini jadi cambuk bagi pemerintah, salah satunya ke depan untuk aktif turun sidak ke pasar memeriksa kondisi bahan pokok yang dijual.
Pengawasan pasar secara berkala itu penting dilakukan untuk menghindari penjualan bahan pokok yang kedaluarsa, berbahaya dan salah satunya yang oplosan ini.
Pengungkapan kasus beras oplosan ini dianggap prestasi yang harus diapresiasi kepada jajaran Polres Kotim. Pasalnya jika tidak diungkap maka sepanjang pengoplosan terjadi maka sepanjang itu juga warga Kotim menikmati beras oplosan yang diduga berbahaya bagi kesehatan itu.
--page
Kata dia, jika beras itu dicampur bahan kimia seperti pembunuh serangga hingga dicampur dengan bahan pemutih beras maka sangat membayakan bagi kesehatan
Dia juga tidak ingin kasus ini terhenti kepada satu pihak, tentunya ada pihak lain yang terlibat bekerja bersama untuk melakukan itu. Bahkan diduga kuat ada pemodal hingga bagian pemasar jika terlibat harus ditindak tegas.(NACO/B-2)








