SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran melarang rumah sakit menolak menerima pasien miskin. Jika terjadi ia akan memerintahkan bupati/wali kota untuk mencopot direktur rumah sakit tersebut. 

"Saya tidak segan-segan menegur bupati dan meminta copot direktur rumah sakit menolak pasien miskin," ujar Gubernur saat berkunjung ke Sampit, Kamis (4/4/2019). 

Hal itu ditegaskan karena semua masyarakat di Kalteng punya hak yang sama dapat pelayanan kesehatan. Jangan sampai hanya karena tidak memiliki uang mereka yang miskin tidak bisa berobat.

"Entah itu kaya maupun miskin. Karena rumah sakit dibangun untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, semua harus punya hak yang sama," tekan Gubernur. 

Gubernur juga minta rumah sakit selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien. Utamakan keselamatan, jangan sampai hanya karena tidak memiliki uang atau jaminan kesehatan pasien yang hendak berobat malah ditolak. 

--page

"Kita harus berupaya memberika pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan semata-mata mengharapkan uang, hingga melupakan keselamatan masyarakat," tandas Gubernur. (MUHAMMAD HAMIM/B-5/Adv)