BORNEONEWS, Sampit - Terkait dengan adanya pengungkapan kasus pelaku beras oplosan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) akan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah SOPD terkait untuk menyikapi hal tersebut.
"Kami akan segera berkoordinasi dengan dengan Dinas Pertanian dan juga Ketahanan Pangan, dibawah koordinasi Sekda Kotim Halikinnor. Untuk mengambil langkah terkait ksus berad oplosan tersebut," ujar Kepala Disdagprin Kotim, Redy Setiawan, Jumat (5/4/2019).
Pihaknya akan segera menindaklajuti terkait adannya hal tersebut. Karena hal itu menyangkut dengan konsumsi sehari-hari masyarakat.
Sehingga jika sampai terus menerus dikonsumsi, bisa jadi akan mengganggu kesehatan warga yang menggunakan beras tersebut.
"Adanya hal itu, kami akan segera melakukan tindakan, guna kesehatan masyarakat di Kotim ini," kata Redy.
--page
Meskipun begitu, saat ini pihaknya belum bisa menjamin bahwa semua beras yang dijual oleh para pedagang di pasar maupun toko dan warunh di daerah ini bersih dari oplosan serta layak konsumsi. Walaupun sudah ada pelaku pengoplos yang diringkus kepolisian.
Sehingga dengan adanya hal itu, maka masyarakat harus berhati-hati dalam menbeli beras. Lihat dulu dan pastikan kondisinya apakah layak konsumsi atau tidak. Agar lebih aman dan sehat untuk dimakan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








